Kamis, 18 Maret 2010

Saya dan Para Santri Madrasah Bisnis dan Investasi (MBI)

Fajar (27 th) salah satu santri yang sudah dua tahun mengikuti pelajaran dan seni bertahan hidup di MBI. Saat ini Fajar sedang menempuh pelajaran dan menghadapi persiapan dan prospek bisnis dengan salah satu BUMN yang bergerak di bidang teknologi persenjataan di tanah air.

Padahal sekitar tiga tahun yang lalu, Fajar adalah seorang mahasiswa karatan di salah satu PTN di Bandung, yang menjalankan usaha jualan kue basah di daerah cileunyi Kab. Bandung. Tidak berapa lama usahanya tutup.

Setelah itu dia bekerja secara free lance di sebuah kios retail milik saya waktu itu yang berlokasi di kawasan metro Margahayu, tepat kira-kira setahun setelah saya bangkrut. Fajar merupakan angkatan kedua MBI.

Cukup banyak pelajaran dan prinsip2 bisnis dan seni bertahan hidup yang telah dia pelajari dari berbagai pengalaman saya. Selain itu banyak kasus-kasus bisnis yang saya berikan kepadanya selama dua tahun bersama saya.

Saya sengaja memberikan pelajaran tentang inter relationship for business prospect dan team work development kepadanya, dan pada hari sabtu kemarin saya memberikan hypnotherapi dan motivasi (bekerja sama dengan Visioner Hypnotherapy) kepadanya untuk dapat langsung 'nyemplung' dan memulai merancang kerajaan bisnis dia sendiri yang sengaja masih saya kaitkan dengan berbagai sumber daya yang saya miliki.

Hasilnya pada hari Senin kemarin, Fajar langsung diminati oleh salah satu BUMN yang selanjutnya Fajar cs akan melakukan presentasi dalam waktu dekat ini.

Tantangan yang dihadapi Fajar tergolong dahsyat dan bisa menjadi proyek raksasa yang akan memegang peranan penting bagi sistem pertahanan di tanah air, insya Allah.

Saya lebih melihat pada keberanian dan rasa percaya diri yang diiringi oleh mind set dan karakter kuat yang telah tertanam dalam kepribadian Fajar. Karena hal itu merupakan kebanggan tersendiri bagi saya, sebagai mentor dia.

Berbagai pelajaran telah saya berikan kepadanya bersama isterinya, dan pelajaran itu terus berlanjut mengingat tantangan bisnis yang sedang dihadapi Fajar saat yang tentu saja mengharuskan saya tidak dapat melepaskan dia sendirian.

Ditambah lagi beberapa prospek bisnis selain yang ini, yang akan dihadapi oleh Fajar di kemudian hari yang juga dalam waktu dekat ini.

Saat ini Fajar telah mempunyai seorang istri dan satu calon anak.

Selamat berjuang Fajar...!

Selain Fajar, ada lagi salah satu santri MBI, yaitu Jaka (30 th) yang relatif baru bergabung dengan MBI. Jaka bergabung sekitar lima bulan yang lalu, dan mulai tancap gas mempelajari banyak hal di MBI.

Sekitar tiga bulan yang lalu, Jaka pun langsung saya dorong untuk menghadapi atau menangani prospek bisnis yang sangat dahsyat, yang tidak kalah dengan Fajar.

Prospek pertama adalah kerjasama bisnis dengan salah satu perusahaan energi nasional yang melibatkan investasi dan biaya mencapai puluhan milyar rupiah. Selain itu, Jaka juga menghadapi prospek bisnis dengan beberapa perusahan BUMD yang juga menyedot investasi yang juga mencapai puluhan dan tidak mustahil akan naik menjadi ratusan milyar rupiah. Mengingat bisnis yang dikembangkan oleh Jaka cs, setidaknya dapat mengganti paradigma bisnis layanan air bersih di tanah air.

Dalam waktu dekat ini Jaka akan memulai negosiasi dan menyusun perencanaan bisnis pilot project yang didukung penuh oleh salah satu BUMD di salah satu kota dan satu kabupaten di Jawa Barat.

Yang cukup hebat dari kasus di atas adalah ternyata bisnis-bisnis dan proyek2 tersebut secara eksekutif dijalankan oleh para santri MBI.

Saya sangat bangga dan bersyukur atas hal itu, terutama karena fondasi pemahaman tentang bisnis dan seni bertanah hidup sebagian besar pokok-pokok nya sudah mereka serap dengan baik.

Ada lagi beberapa santri MBI seperti Dani (25 th) yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk melakukan lobby dengan pemilik salah satu produsen kendaraan dan alat berat di Indonesia dan salah satu direktur eksekutif sebuah perusahaan provider layanan operator selluler di Indonesia. Selain itu juga ada Yedi (29 th) yang sedang giat melakukan lobby dengan para direktur eksekutif beberapa perusahaan energi dan mineral milik asing, disamping beberapa perusahaan trading dan supplier domestik.

Selamat berjuang para santri MBI... Suxess dan barokah selalu senantiasa tercurak kepada kita semua ... amiin..

Tidak ada komentar: