Kamis, 29 Juli 2010

Segera Pecat Karyawan Anda Yang Paling Loyal...!!

Setahun yang lalu saya dan keluarga masih tinggal di gang Kramat, sebuah gang sempit di kawasan padat di cimahi selatan. Ini adalah saat terindah dalam hidup saya, karena meski dengan status 'jobless', saya merasakan ketenangan dan ketentraman dalam hidup. Jauh dari kebisingan dunia bisnis dan pekerjaan. orang bilang ' tiis ceuli herang panon'.

Saya banyak berdiam diri di rumah. Rumah petak yang sering bocor tapi memberikan kehangatan suasana dan keceriaan keluarga.

Sebelumnya, ketika masih di Bandung, saya dan isteri mendapatkan banyak kritikan dan tekanan yang kuat karena pilihan dan prinsip hidup yang kami jalankan. Orang-orang banyak menganggap bodoh kepada kami. Akan tetapi kami harus hidup tanpa dendam karena kami menganggap kritikan tadi berasal dari orang-orang yang tidak mengerti akan pola pikir kami.

Setelah setahun berlalu saya dalam kondisi yang sangat jauh berbeda, keadaan dan potensi finansial saya dalam format yang strategis. Dahulu saya bekerja keras untuk mendapatkan sejumlah uang, dan sekarang ini saya bekerja keras membangun kepercayaan. Kepercayaan dari pasar, investor, rekanan, sumber-sumber produksi, serta kepercayaan dari perbankan. Kepercayaan dari mereka yang secara ekonomi dan bisnis, merupakan yang terbaik yang ada di negeri ini. Saya melangkah diantara para raksasa bisnis dan saya pun bermetamorfosa menjadi raksasa pula.

Salah satu hal yang menjadi kunci kekuatan saya adalah dua orang anak buah saya yang selama dua tahun ini senantiasa mendengarkan dan membantu saya. Mereka adalah Fajar dan Yedi. Mereka berdua masih mau bekerja untuk saya secara 'unlimited', meskipun tidak saya gaji (karena memang tidak ada uang untuk membayar gaji mereka).

Ketika orang kebanyakan menganggap saya ini cuma isapan jempol, kedua anak buah saya itu malah menghargai dan masih mau mematuhi saya.

Sampai detik ini mereka masih mau bekerja untuk saya dalam posisi jabatan di perusahaan yang sangat strategis dan mendapatkan kepercayaan penuh dari saya. Di tangan mereka perusahaan saya bisa bergerak secara elegan dan fantastis. Saya dan mereka berdua sudah satu hati, satu pikiran, dan satu perasaan.

Akan tetapi, saya harus berpikir jauh lebih maju. Saya harus memberhentikan mereka secepatnya.

Hal itu harus saya lakukan agar Fajar dan Yedi bisa jauh lebih berkembang kehidupan finansialnya. Mereka berdua saat ini sedang saya persiapkan proses pemecatannya.

Yang dulunya anak buah saya, sekarang harus menjadi rekanan saya. Mereka berdua harus mandiri dan mempunyai bisnis sendiri, dimana saya pun sangat bersedia menjadi holding mereka.

Mereka berdua sedang saya persiapkan untuk mampu mengelola line of credit dari saya.

Turunan dari bisnis saya memang sangat banyak dan memerlukan akselerasi yang tinggi serta penetrasi yang kuat. Fajar dan Yedi adalah termasuk yang terbaik untuk menerima berbagai bisnis tersebut, karena sebelumnya mereka sudah memahami betul alur manajemen dan style bisnis saya sebelumnya. Mereka mempunyai potensi yang sangat kuat untuk menduplikasi dan mengembangkannya.

Itulah mengapa orang-orang yang paling loyal dalam bisnis anda adalah orang pertama yang harus anda pecat. Itu karena untuk kepentingan anda dan mereka juga. Anda tidak mungkin bisa menjadi raksasa tanpa bantuan mereka, dan anda pun tidak bisa hidup sebagai raksasa sendirian tanpa anda membentuk raksasa-raksasa baru yang bisa menjadi sahabat-sahabat sejati dalam kehidupan anda. Bongkahan-bongkahan besar permasalah kehidupan, bisa anda pecahkan dengan bantuan dan kerja sama dengan mereka.

Selamanya bisnis anda tidak akan pernah maju atau stagnant, jika anda mengunci mati anak buah anda. Anda akan tetap dalam kesendirian ditengah persaingan yang makin padat dan bisnis anda akan mati dengan sendirinya.


Indra Gumilar

1 komentar:

Unknown mengatakan...

sae pisan kang, abdi mah setuju pisan...

kang minta resep mengatur keuangan rumah tangga yang syar'i .....

diantos

yopi